by

‎KADIN Kalteng Soroti Dampak Kabut Asap terhadap Pedagang dan UMKM ‎

PALANGKA RAYA, SPN – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kota Palangka Raya akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tidak hanya berdampak pada kualitas udara dan kesehatan, tetapi juga mulai dirasakan dalam aktivitas perekonomian masyarakat.

‎

https://suarapatriotnusantara.com https://suarapatriotnusantara.com

‎Kondisi tersebut menjadi perhatian Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kalimantan Tengah. Ketua Umum KADIN Kalteng, Dr. H. Rahmat Nasution Hamka melalui Direktur Eksekutif KADIN Kalteng, Rusdi, menyampaikan keprihatinan terhadap pelaku usaha kecil, khususnya pedagang yang mengandalkan aktivitas masyarakat secara langsung untuk memperoleh penghasilan.

‎

‎Menurut Rusdi, ketika kondisi udara memburuk dan masyarakat membatasi kegiatan di luar rumah, mobilitas warga secara otomatis ikut berkurang. Situasi ini berpotensi memengaruhi transaksi perdagangan harian, terutama bagi pedagang kecil dan pelaku UMKM yang tidak seluruhnya memiliki alternatif sumber pendapatan.

‎

‎“Ketua Umum KADIN Kalteng menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat, terutama pedagang kecil dan pelaku UMKM. Ketika aktivitas masyarakat menurun akibat kabut asap, tentu ada dampak terhadap perputaran ekonomi dan pendapatan mereka,” ujar Rusdi, Sabtu (19/9/2026).

‎

‎Ia menilai persoalan Karhutla perlu dipandang secara menyeluruh. Selain aspek lingkungan dan kesehatan, dampaknya terhadap keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat juga perlu menjadi perhatian bersama.

‎

‎“Karhutla memiliki dampak yang luas. Bukan hanya persoalan lingkungan dan kesehatan, tetapi juga menyentuh aktivitas perdagangan dan ekonomi masyarakat. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan,” katanya.

‎

‎KADIN Kalteng berharap upaya pengendalian Karhutla yang dilakukan pemerintah bersama TNI, Polri, BPBD, relawan, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat.

‎

‎Percepatan penanganan di lapangan dinilai penting agar kondisi udara segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal dan roda perekonomian kembali bergerak.

See also  Ketum KADIN Kalteng dan GM Bandara Tjilik Riwut Bahas Peluang UMKM Tembus Pasar Lebih Luas

‎

‎“Kita berharap kondisi ini segera pulih. Pedagang bisa kembali berjualan dengan nyaman, masyarakat kembali beraktivitas, dan kegiatan ekonomi di daerah dapat berjalan normal,” ucapnya.

‎

‎Rusdi juga mengajak masyarakat dan dunia usaha untuk tetap meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta mendukung berbagai upaya pencegahan Karhutla. Menurutnya, penanganan bencana asap membutuhkan kolaborasi seluruh pihak dan tidak dapat dibebankan kepada satu institusi saja.

‎

‎“Yang paling penting saat ini adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga kondisi agar tidak semakin buruk. Pemerintah dan petugas terus bekerja di lapangan, sementara masyarakat dan dunia usaha juga dapat mengambil bagian sesuai dengan kapasitas masing-masing,” tuturnya.

‎

‎KADIN Kalteng turut menyampaikan harapan agar hujan segera turun di wilayah yang terdampak, sehingga dapat membantu proses pemadaman dan mengurangi kabut asap yang mengganggu aktivitas masyarakat.

‎

‎“Semoga kondisi segera membaik, Karhutla dapat dikendalikan, kualitas udara kembali normal, dan masyarakat, khususnya para pelaku usaha kecil, dapat kembali menjalankan aktivitas ekonominya dengan aman dan lancar,” pungkas Rusdi. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *