PALANGKA RAYA, SPN – Di balik ketegasan dan konsistensinya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di dunia politik, Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, SE., MM, ternyata menyimpan sisi lain yang begitu hangat dan penuh kasih.
Sosok yang dikenal vokal memperjuangkan kepentingan rakyat ini memiliki kepedulian besar terhadap tumbuh kembang anak-anak, yang menurutnya merupakan aset paling berharga bagi masa depan bangsa dan daerah.
Momen sederhana yang terekam dalam sebuah foto memperlihatkan Faridawaty tengah mendampingi seorang anak dengan penuh perhatian dan kelembutan. Tidak ada sekat jabatan maupun status sosial. Dalam kebersamaan itu, terpancar sosok seorang ibu yang memberikan rasa aman, kenyamanan, dan kasih sayang kepada generasi penerus.
Bagi Faridawaty, anak-anak bukan hanya bagian dari keluarga, tetapi juga harapan masa depan Indonesia. Karena itu, ia selalu menaruh perhatian terhadap berbagai isu yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, hingga pembentukan karakter generasi muda.
Menurutnya, setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan penuh kasih sayang. Mereka juga berhak mendapatkan pendidikan yang berkualitas agar mampu mengembangkan potensi terbaik yang dimiliki.
”Anak-anak adalah investasi terbesar bangsa. Apa yang kita tanamkan hari ini akan menentukan wajah Indonesia dan Kalimantan Tengah di masa yang akan datang,” ujar Faridawaty, Senin (15/6/2026).
Sebagai legislator di DPRD Kalteng dan pemimpin partai politik di Kalimantan Tengah, Faridawaty meyakini bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan infrastruktur semata. Lebih dari itu, pembangunan sumber daya manusia harus menjadi prioritas utama, terutama bagi anak-anak yang akan menjadi generasi penerus kepemimpinan daerah.
Ia berharap, seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi sosial, hingga keluarga dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Menurutnya, peran keluarga menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter, moral, dan nilai-nilai kehidupan yang akan dibawa anak hingga dewasa.
Faridawaty juga menaruh perhatian terhadap anak-anak yang berada di wilayah pedalaman dan pelosok Kalimantan Tengah. Ia berharap tidak ada lagi kesenjangan akses pendidikan maupun layanan kesehatan yang dapat menghambat masa depan mereka.
”Anak-anak di perkotaan maupun di desa-desa terpencil harus memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita. Mereka adalah generasi yang kelak akan melanjutkan pembangunan Kalimantan Tengah,” katanya.
Lebih lanjut, perempuan yang dikenal sebagai salah satu srikandi politik Kalimantan Tengah itu mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap perlindungan anak dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, maupun pengaruh negatif perkembangan zaman. Ia menilai bahwa anak-anak membutuhkan perhatian, pendampingan, dan kasih sayang agar dapat tumbuh menjadi pribadi yang kuat, cerdas, dan berakhlak mulia.
Kepedulian Faridawaty terhadap anak-anak sejatinya bukanlah hal baru. Dalam berbagai kegiatan sosial maupun kemasyarakatan, ia kerap menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan anak-anak, mendengarkan cerita mereka, memberikan motivasi, serta mendorong mereka untuk terus belajar dan berani bermimpi besar.
Baginya, senyum dan kebahagiaan anak-anak merupakan energi positif yang memberikan harapan bagi masa depan daerah. Karena itu, ia berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Kalimantan Tengah.
Di balik sosok pemimpin perempuan yang tegas, berani, dan penuh dedikasi dalam dunia politik, Faridawaty Darland Atjeh menunjukkan bahwa kepemimpinan sejati juga lahir dari ketulusan hati.
Kasih sayang yang ia tunjukkan kepada anak-anak menjadi cerminan kepedulian seorang ibu sekaligus harapan besar agar generasi muda Kalimantan Tengah tumbuh menjadi generasi unggul, berdaya saing, dan mampu membawa daerah ini menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera. (red)











Comment