PALANGKA RAYA, SPN – Ruang Aman Asap yang dibuka DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat respons positif dari masyarakat. Sejak resmi dibuka pada Jumat (4/9/2026), fasilitas tersebut terus didatangi warga yang membutuhkan tempat lebih aman dan nyaman di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Antusiasme masyarakat bahkan tetap terlihat pada Sabtu dan Minggu. Warga datang memanfaatkan Ruang Aman Asap untuk beristirahat dan mendapatkan ruang yang lebih terlindungi dari paparan asap ketika kualitas udara di luar kurang baik.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberadaan Ruang Aman Asap cukup dibutuhkan masyarakat, khususnya di tengah situasi kabut asap yang masih dirasakan di Kota Palangka Raya dan sekitarnya.
Ketua DPW Partai NasDem Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh, SE., MM., menyambut positif tingginya respons masyarakat tersebut. Menurut Faridawaty, ramainya warga yang datang menjadi bukti bahwa fasilitas yang disiapkan NasDem memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami bersyukur Ruang Aman Asap ini mendapat respons positif dari masyarakat. Bahkan setelah dibuka, warga terus berdatangan, termasuk pada Sabtu dan Minggu. Ini menunjukkan bahwa fasilitas seperti ini memang dibutuhkan masyarakat,” ujar Faridawaty, Senin (14/9/2026).
Ia menegaskan, Ruang Aman Asap tidak sekadar menjadi fasilitas sosial, tetapi merupakan bentuk kepedulian Partai NasDem terhadap masyarakat yang terdampak langsung maupun tidak langsung oleh kabut asap karhutla.
Faridawaty berharap, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan sebaik-baiknya, terutama ketika kondisi udara di luar berada dalam keadaan kurang sehat.
“Kami ingin masyarakat merasa bahwa mereka tidak sendiri menghadapi kondisi seperti ini. Selama kabut asap masih menjadi persoalan, kami berupaya menghadirkan ruang yang bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga,” katanya.
Ia juga mengapresiasi masyarakat yang telah memanfaatkan Ruang Aman Asap dengan baik. Menurutnya, kepedulian terhadap dampak karhutla harus dilakukan secara bersama-sama, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun petugas di lapangan.
“Semoga keberadaan Ruang Aman Asap ini terus memberikan manfaat. Yang paling penting, mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla, sehingga persoalan kabut asap tidak terus berulang,” pungkas Faridawaty. (red)











Comment