by

Kabut Asap Karhutla Mengganggu Kualitas Udara Palangka Raya, Bush Valentino Imbau Warga Waspada

PALANGKA RAYA, SPN – Kondisi udara di Kota Palangka Raya dalam beberapa pekan terakhir kembali menjadi perhatian seiring kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah. Kondisi tersebut membuat kualitas udara kurang sehat sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan lebih memperhatikan kesehatan, terutama ketika asap semakin pekat.

 

https://suarapatriotnusantara.com https://suarapatriotnusantara.com

Di tengah kondisi itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila Palangka Raya, Bush Valentino, SH, mengimbau masyarakat tidak menganggap remeh paparan kabut asap. Menurutnya, perlindungan diri perlu dilakukan secara konsisten selama kualitas udara belum membaik.

 

“Kalau kondisi asap semakin pekat, masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika memang harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan pastikan menutup hidung serta mulut dengan baik,” ujar Bush Valentino, Jumat (25/9/2026).

 

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak minum air putih dan mengonsumsi makanan bergizi. Bagi warga yang tidak memiliki keperluan mendesak, aktivitas di luar rumah sebaiknya dikurangi ketika kondisi asap sedang tebal.

 

Bush Valentino juga mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas Rumah Oksigen Gratis yang disediakan pemerintah maupun pihak-pihak lainnya. Fasilitas tersebut dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan tempat dengan udara yang lebih terjaga di tengah kondisi kabut asap.

 

“Manfaatkan fasilitas Rumah Oksigen Gratis yang tersedia. Jangan ragu memanfaatkannya ketika membutuhkan udara yang lebih bersih. Yang terpenting, masyarakat jangan menunggu kondisi kesehatan terganggu baru mengambil langkah,” katanya.

 

Selain itu, ia meminta masyarakat memperhatikan kualitas udara di dalam rumah dengan menutup jendela dan celah yang memungkinkan asap masuk. Apabila tersedia, penggunaan penyaring udara juga dapat dilakukan untuk membantu menjaga kualitas udara dalam ruangan.

See also  Pelantikan Pengurus Perbakin 2026 Digelar di Jakarta, Christian Sancho Targetkan Atlet Kalteng Siap Menuju PON NTB 2028

 

Bagi masyarakat yang harus bepergian menggunakan kendaraan, Bush Valentino mengingatkan agar memastikan kendaraan dalam kondisi baik serta menggunakan pengaturan sirkulasi udara yang tepat ketika melintasi kawasan dengan kabut asap.

 

Menurutnya, menghadapi dampak karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas di lapangan. Masyarakat juga memiliki peran penting dengan menjaga diri, keluarga dan lingkungan masing-masing.

 

“Mari kita sama-sama meningkatkan kewaspadaan. Gunakan masker, kurangi aktivitas di luar saat asap pekat, jaga kesehatan, dan manfaatkan fasilitas Rumah Oksigen Gratis yang tersedia. Jangan anggap kabut asap sebagai sesuatu yang biasa,” tegas Bush Valentino. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *