by

Penguatan Kurikulum OBE Jadi Fokus Workshop APBISDI 2026

PALANGKA RAYA, SPN – Dalam upaya menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh dan memiliki daya saing tinggi di bidang teknologi serta manajemen bisnis digital, Asosiasi Profesi dan Pendidikan Bisnis Digital Indonesia kembali menunjukkan komitmennya melalui pelaksanaan workshop kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Kegiatan bertema “Pengembangan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) Program Studi Bisnis Digital: Penguatan, Implementasi, dan Penyelarasan dengan Kebutuhan Industri” tersebut dijadwalkan berlangsung secara daring melalui Zoom pada Jumat, (17/5/2026).

https://suarapatriotnusantara.com

Workshop menghadirkan Dini Turipanam Alamanda selaku Sekretaris Umum APBISDI sebagai narasumber utama, dengan moderator Kartika Aprilia Ivani yang juga menjabat Ketua Wilayah 7 Kalimantan.

Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi perguruan tinggi, khususnya Program Studi Bisnis Digital, untuk memperkuat implementasi kurikulum berbasis OBE yang adaptif terhadap perkembangan industri, transformasi digital, serta dinamika teknologi global yang terus berkembang pesat.

Materi workshop menitikberatkan pada pentingnya kurikulum yang tidak hanya berorientasi pada capaian pembelajaran, tetapi juga relevan dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan kecerdasan artifisial (AI), data analytics, hingga ekosistem bisnis digital terkini.

Dalam pemaparannya, Dini Turipanam Alamanda menjelaskan bahwa pendekatan OBE kini berkembang menjadi model yang lebih adaptif, yakni Outcome-Based + Market-Driven + Evidence-Based + Adaptive.

Model tersebut menempatkan kompetensi lulusan sebagai fokus utama sekaligus memastikan adanya keterhubungan antara dunia akademik dan kebutuhan industri.

Selain itu, workshop juga membahas berbagai komponen penting dalam pengembangan kurikulum, mulai dari penyusunan visi dan misi program studi, profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Body of Knowledge (BoK), hingga implementasi Assurance of Learning (AoL) dan Continuous Quality Improvement (CQI).

Peserta turut memperoleh wawasan terkait integrasi Taksonomi Bloom dalam penyusunan CPL dan CPMK agar capaian pembelajaran dapat diukur secara jelas, terstruktur, dan selaras dengan kebutuhan kompetensi masa depan.

See also  Refleksi HBP ke-62, Suriansyah Halim Soroti Pentingnya Pembinaan dan Integritas Pemasyarakatan

Melalui kegiatan ini, Asosiasi Profesi dan Pendidikan Bisnis Digital Indonesia berharap dapat memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas kurikulum Bisnis Digital di Indonesia.

Dengan demikian, perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang unggul, inovatif, adaptif, serta siap menghadapi tantangan transformasi digital dan kebutuhan industri modern. (Ith)

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *