by

Sigit K. Yunianto Buka Pendataan Listrik Gratis 2026, Warga Kurang Mampu Kalteng Mulai Diusulkan

JAKARTA, SPN – Kabar baik bagi masyarakat kurang mampu di Kalimantan Tengah yang belum memiliki sambungan listrik mandiri. Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Kalimantan Tengah, Sigit K. Yunianto, S.H., M.A.P., resmi membuka pendataan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) Gratis Tahun 2026.

 

https://suarapatriotnusantara.com

Program bantuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI tersebut ditujukan untuk membantu rumah tangga prasejahtera agar dapat menikmati akses listrik secara layak dan aman melalui sambungan resmi PLN.

 

Pendataan dilakukan melalui pemerintah desa, kelurahan hingga kecamatan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Dalam surat resmi yang diterbitkan 5 Mei 2026, Sigit meminta aparatur pemerintah setempat aktif membantu proses pengusulan data masyarakat calon penerima bantuan.

 

BPBL 2026 diprioritaskan bagi warga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), belum memiliki sambungan listrik pribadi, tinggal di wilayah yang sudah tersedia jaringan PLN, serta belum pernah menerima bantuan serupa sebelumnya.

 

Langkah tersebut dinilai menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat di daerah yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses listrik rumah tangga.

 

Tidak hanya sekadar program bantuan, BPBL juga dianggap mampu mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat, mulai dari aktivitas pendidikan anak, usaha rumahan hingga kebutuhan penerangan dasar masyarakat di pedesaan.

 

Dalam mekanisme pengusulan, masyarakat diminta melakukan pendaftaran melalui pemerintah desa, kelurahan maupun kecamatan setempat untuk kemudian diverifikasi sebelum diusulkan ke pemerintah pusat.

 

Usulan data penerima bantuan dijadwalkan paling lambat masuk pada 22 Mei 2026. Sementara proses penetapan akhir penerima nantinya dilakukan melalui verifikasi Kementerian ESDM.

 

Di sisi lain, masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelolosan bantuan dengan meminta imbalan tertentu. Sebab program BPBL ditegaskan tidak dipungut biaya apapun.

See also  Kapten Joko Sudibyo: Prajurit TNI, Dosen, hingga Pelatih Fitness Profesional

 

Dengan dibukanya pendataan tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat kurang mampu di Kalimantan Tengah yang dapat menikmati sambungan listrik mandiri secara resmi pada tahun 2026 mendatang. (red)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *