PALANGKA RAYA, SPN – Momentum Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026 menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan, persatuan, dan kepedulian sosial di tengah kehidupan yang penuh keberagaman.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah, Joni Harta, SE., S.Hut., MM., dalam menyampaikan pesan peringatan Hari Kenaikan Yesus Kristus, Kamis (14/5/2026).
Menurut Joni Harta, nilai-nilai kedamaian, kasih, dan kebersamaan yang terkandung dalam momentum keagamaan harus mampu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dunia kerja.
Ia menegaskan bahwa menjaga kerukunan antarumat beragama merupakan tanggung jawab bersama demi menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di Kalimantan Tengah.
“Keberagaman adalah anugerah yang harus dijaga bersama. Momentum Hari Kenaikan Yesus Kristus ini menjadi kesempatan untuk memperkuat rasa persaudaraan, toleransi, dan kepedulian sosial antar sesama,” ujarnya.
Joni juga mengajak masyarakat untuk terus menanamkan nilai gotong royong serta menjaga hubungan sosial yang harmonis sebagai bagian dari budaya masyarakat Kalimantan Tengah yang dikenal menjunjung tinggi kebersamaan.
Selain itu, ia berharap semangat damai yang hadir dalam peringatan hari besar keagamaan dapat menjadi energi positif dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurutnya, keharmonisan sosial memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat, nyaman, dan produktif, sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Peringatan Hari Kenaikan Yesus Kristus tahun ini pun diharapkan mampu memperkuat semangat persatuan serta meningkatkan rasa saling menghargai di tengah dinamika kehidupan masyarakat modern.
Dengan semangat toleransi yang terus terjaga, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah optimistis kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh kebersamaan akan tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun daerah yang maju dan sejahtera. (red)











Comment