by

‎Suriansyah Halim: Edukasi dan Pengawasan Keluarga Penting Cegah Balap Liar ‎

PALANGKA RAYA, SPN – Persoalan balap liar yang belakangan kembali marak terjadi di sejumlah kawasan Kota Palangka Raya dinilai tidak bisa dipandang sebagai pelanggaran biasa. Selain membahayakan keselamatan pengendara, aksi tersebut juga dinilai berpotensi menimbulkan dampak sosial yang lebih luas di tengah masyarakat.

https://suarapatriotnusantara.com

‎Praktisi hukum Kalimantan Tengah, Suriansyah Halim, SH., S.E., M.H., CLA., CLI., CPL., CPCLE menegaskan, bahwa fenomena balap liar saat ini sudah menjadi perhatian serius karena melibatkan banyak remaja usia sekolah yang rentan terpengaruh lingkungan pergaulan.

‎Menurut Suriansyah Halim, kebiasaan berkumpul hingga larut malam dengan kendaraan berkecepatan tinggi bukan hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga membuka peluang terjadinya tindak pelanggaran lain yang dapat menyeret anak muda ke persoalan hukum.

‎“Balap liar sering dianggap sekadar hiburan atau ajang mencari pengakuan. Padahal risiko yang ditimbulkan sangat besar, mulai dari kecelakaan hingga konsekuensi hukum yang bisa mempengaruhi masa depan pelaku,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).

‎Praktisi hukum yang juga menjabat sebagai Ketua PHRI & Ketua PPKHI Kalteng ini menilai, kondisi tersebut memerlukan perhatian bersama, terutama dari lingkungan keluarga. Orang tua diminta lebih aktif mengawasi aktivitas anak, khususnya pada malam hari ketika aksi balap liar kerap berlangsung di sejumlah ruas jalan yang relatif sepi.

‎Selain pengawasan keluarga, Suriansyah Halim juga menekankan pentingnya keterlibatan sekolah dalam memberikan pemahaman mengenai keselamatan berkendara dan disiplin berlalu lintas. Menurutnya, edukasi sejak dini menjadi langkah penting agar generasi muda memahami batasan hukum dan tanggung jawab sosial sebagai pengguna jalan.

‎Dalam keterangannya, Suriansyah Halim menjelaskan bahwa aksi balap liar memiliki konsekuensi hukum yang jelas sesuai aturan lalu lintas yang berlaku di Indonesia. Tidak hanya pelaku balapan, pihak yang terlibat dalam mendukung kegiatan tersebut juga dapat ikut dimintai pertanggungjawaban apabila terbukti melanggar ketentuan hukum.

See also  Meriahkan HUT ke-69 Kalteng, Ketua ORADO Kalteng Ajak Masyarakat Saksikan Turnamen Domino Dispora

‎Ia juga menyoroti fenomena modifikasi kendaraan yang tidak sesuai standar keselamatan dan sering digunakan dalam aksi balap liar. Kondisi kendaraan yang tidak layak jalan dinilai memperbesar risiko kecelakaan fatal, baik bagi pengendara maupun masyarakat sekitar.

‎“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Ketika kendaraan dipaksakan untuk kecepatan tinggi tanpa standar keamanan yang baik, maka risiko kecelakaan akan jauh lebih besar,” katanya.

‎Di sisi lain, Suriansyah Halim mengapresiasi langkah aparat kepolisian yang terus melakukan patroli rutin dan penertiban terhadap aktivitas balap liar di Kota Palangka Raya. Namun demikian, menurutnya penanganan tidak cukup hanya melalui tindakan represif, melainkan harus dibarengi pendekatan persuasif dan pembinaan berkelanjutan.

‎Suriansyah berpandangan, bahwa anak muda yang memiliki minat di dunia otomotif seharusnya diarahkan ke kegiatan yang lebih positif dan legal, seperti kompetisi resmi, komunitas otomotif edukatif, maupun pelatihan keselamatan berkendara.

‎Ia menilai, apabila minat dan energi generasi muda diarahkan dengan baik, maka potensi mereka dapat berkembang menjadi prestasi, bukan justru berujung pada pelanggaran hukum.

‎Fenomena balap liar sendiri selama ini menjadi salah satu keluhan masyarakat, terutama karena suara kendaraan yang bising dan aksi ugal-ugalan di jalan umum yang dinilai membahayakan pengguna jalan lainnya. Warga berharap pengawasan dapat terus ditingkatkan agar situasi keamanan dan ketertiban di Kota Palangka Raya tetap terjaga.

‎Melalui penyampaian pesan tersebut, masyarakat diingatkan bahwa keselamatan berkendara merupakan tanggung jawab bersama. Kesadaran hukum, kepedulian keluarga, dan pengawasan lingkungan dinilai menjadi bagian penting dalam menekan maraknya aksi balap liar di kalangan remaja. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *