JAKARTA, SPN – Aktivitas peningkatan badan jalan mulai terlihat di sejumlah bagian jalur trans Palangka Raya–Buntok. Pelebaran tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat akses transportasi yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah.
Perkembangan pekerjaan itu mendapat perhatian dari Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PAN, Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, Muhammad Syauqie, S.Hut. Ia menilai peningkatan kapasitas ruas jalan memiliki arti penting karena jalur tersebut menjadi salah satu akses utama bagi pergerakan masyarakat dan distribusi berbagai kebutuhan antardaerah.
Tidak hanya ruas Palangka Raya–Buntok, perhatian juga diarahkan pada kesinambungan konektivitas menuju Tamiang Layang serta jalur Ampah–Muara Teweh–Puruk Cahu.
Syauqie mengatakan, pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya dilihat dari progres pekerjaan fisik. Menurutnya, keberadaan jalan yang lebih baik harus mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat serta menunjang aktivitas ekonomi di wilayah yang dilalui.
Karena itu, perkembangan proyek infrastruktur tersebut akan terus menjadi bagian dari pengawasan Komisi V DPR RI. Ia berharap pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kalteng.
“Jalur trans Kalimantan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Kami di Komisi V DPR RI akan terus mengawal dan memastikan pembenahan infrastruktur di Kalteng berjalan konsisten sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Syauqie, Selasa (22/9/2026).
Ia menambahkan, pelebaran pada titik-titik yang membutuhkan penanganan diharapkan turut membuat perjalanan antardaerah menjadi lebih lancar. Selain mendukung arus barang dan jasa, kondisi jalan yang semakin baik juga berkaitan dengan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Penguatan jaringan jalan tersebut pada akhirnya diharapkan dapat memperpendek hambatan konektivitas antarkawasan sekaligus mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah. (red)











Comment