by

Distanketpang Palangka Raya Periksa 2.000 Hewan Kurban, Pastikan Layak dan Bebas Penyakit

PALANGKA RAYA,SPN – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanketpang) Kota Palangka Raya mulai melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan hewan kurban di wilayah setempat.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang diperjualbelikan memenuhi kriteria aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH), sekaligus bebas dari penyakit menular.

https://suarapatriotnusantara.com

Kepala Distanketpang Kota Palangka Raya, Sugiyanto mengatakan, pemeriksaan rutin tahunan ini sudah dimulai sejak H-14 Iduladha dengan menyasar lokasi penjualan hewan kurban berskala besar, salah satunya di kawasan Jalan Mahir Mahar, belum lama ini.

“Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang Hari Raya Iduladha untuk memastikan penyediaan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal melalui pemeriksaan kesehatan hewan kurban,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan dalam dua tahap, yakni antemortem atau pemeriksaan sebelum pemotongan dan postmortem setelah pemotongan hewan kurban di lokasi pelaksanaan kurban.

Sebelum turun ke lapangan, pihaknya juga telah mengumpulkan para pedagang sapi dan kambing sekitar dua pekan sebelumnya untuk diberikan sosialisasi terkait tata cara penjualan serta pemeriksaan kesehatan hewan kurban.

Dalam pelaksanaannya, Distanketpang menurunkan tiga tim pemeriksa yang masing-masing dipimpin dokter hewan. Tim tersebut melakukan pemeriksaan di 21 titik penjualan hewan kurban di Kota Palangka Raya.

“Fokus pemeriksaan berada di lokasi penjualan hewan kurban berskala besar yang menjual lebih dari 10 sampai 20 ekor sapi maupun kambing,” katanya.

Berdasarkan data sementara, jumlah hewan kurban yang tersedia di Kota Palangka Raya mencapai sekitar 1.500 ekor sapi dan 500 ekor kambing. Namun, jumlah pasti hewan yang dinyatakan layak kurban masih menunggu hasil akhir pemeriksaan yang diperkirakan rampung dalam sepekan ke depan.

See also  Eksis Sejak Lama, Kopi Jos Palangka Raya Tetap Ramai dan Jadi Favorit Warga

Sugiyanto menyebutkan, sebagian besar hewan kurban tersebut didatangkan dari luar daerah seperti Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia memastikan stok hewan kurban tahun ini diperkirakan mencukupi. Pasalnya, pada Iduladha tahun sebelumnya kebutuhan hewan kurban di Kota Palangka Raya tercatat sekitar 1.204 ekor dan seluruhnya dapat terpenuhi.

“Tahun ini kami memperkirakan tersedia sekitar 1.500 ekor sapi. Jika kenaikan kebutuhan hanya sekitar lima sampai 10 persen, maka kebutuhan masyarakat dipastikan masih tercukupi,” jelasnya.

Selain itu, hingga saat ini pihaknya belum menemukan adanya indikasi penyakit hewan menular yang mengkhawatirkan. Sebagai langkah pencegahan, Distanketpang juga telah melakukan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap hewan yang masuk ke wilayah Palangka Raya.

“Masyarakat kami imbau membeli hewan kurban yang sudah memiliki label sehat dan surat keterangan kesehatan hewan dari petugas,” pungkasnya. (amb)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *