NANGA BULIK, SPN – Ancaman kebakaran dan asap menjadi perhatian serius di tengah kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan serta bersama-sama mencegah munculnya titik api yang dapat membahayakan lingkungan dan kesehatan.
Imbauan tersebut disampaikan H. Rere Nor Edimansyah, SH., Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Lamandau, melalui kampanye edukasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran dan dampak paparan asap.
Dalam imbauannya, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama membakar lahan secara sembarangan maupun membuang puntung rokok yang masih menyala.
“Asap berbahaya, jangan abaikan! Lindungi diri dan keluarga Anda. Gunakan masker untuk kesehatan yang lebih baik,” demikian pesan Rere Nor Edimansyah dalam materi imbauan tersebut.
Menurutnya, pencegahan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun petugas pemadam kebakaran. Peran masyarakat sangat penting dalam menjaga lingkungan agar terhindar dari kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar.
Selain mengancam lingkungan, asap akibat kebakaran juga dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Paparan asap berpotensi menyebabkan sejumlah gangguan kesehatan, mulai dari batuk dan sesak napas, iritasi saluran pernapasan, iritasi mata dan tenggorokan, hingga memperburuk kondisi penderita ISPA dan asma.
Karena itu, masyarakat yang berada di wilayah terdampak asap dianjurkan menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih, serta menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh.
Rere juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta menghindari aktivitas yang dapat memicu munculnya api.
“Cegah api, hindari asap, jaga kesehatan. Bersama kita cegah kebakaran demi udara bersih dan kesehatan kita semua. Jangan tunggu terjadi!,” tegasnya.
Ia berharap kesadaran masyarakat dalam mencegah kebakaran dapat terus ditingkatkan. Langkah sederhana seperti memastikan api benar-benar padam setelah digunakan dan tidak membuang benda yang dapat memicu kebakaran sembarangan dinilai menjadi bagian penting dari upaya pencegahan.
Di sisi lain, masyarakat juga diingatkan untuk saling peduli. Jika menemukan potensi kebakaran atau aktivitas yang dapat memicu kebakaran, masyarakat diharapkan segera mengambil tindakan yang tepat dan melaporkannya kepada pihak terkait.
Upaya pencegahan sejak dini dinilai jauh lebih penting daripada menunggu api membesar dan menimbulkan dampak yang lebih luas.
Melalui kampanye tersebut, Rere Nor Edimansyah mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Lamandau untuk bersama-sama menjaga lingkungan, mencegah kebakaran, serta melindungi kesehatan keluarga dari bahaya asap.
“Jangan tunggu terjadi. Mari bersama cegah kebakaran dan jaga kesehatan,” pesannya. (red)




Comment