PALANGKA RAYA, SPN – Begini kesaksian seorang perempuan berinisial CK (48), korban dari aksi perampasan atau jambret kalung emas yang terjadi di Kota Palangka Raya.
Diketahui sebelumnya, aksi tragis itu berlangsung saat korban hendak tiba di rumahnya di kawasan Gang Keluarga, Jalan RTA Milono, Kecamatan Pahandut, Rabu (17/6/2026) pagi.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian lebih dari Rp40 juta. Selain kehilangan sebagian kalung emas miliknya, korban juga mengalami luka memar di bagian leher akibat tarikan pelaku saat melancarkan aksinya.
CK menuturkan, sebelum kejadian dirinya baru saja membeli sarapan berupa nasi kuning dan ayam di kawasan Jalan RTA Milono. Setelah itu, ia berjalan kaki seorang diri menuju rumah tanpa menyadari telah menjadi sasaran pelaku kejahatan.
“Saya tidak mengira sama sekali. Saya kira orang lewat seperti biasa,” ujarnya saat menceritakan kepada awak media, Kamis (18/6/2026).
Menurut korban, dua pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor sempat berhenti di sekitar lingkungan tempat tinggalnya yang saat itu dalam kondisi sepi. Salah seorang pelaku kemudian turun dari motor dan langsung menarik kalung emas yang dikenakannya dari arah belakang.
Korban mengaku tidak sempat melakukan perlawanan karena aksi pelaku berlangsung sangat cepat. Setelah berhasil merampas kalung tersebut, pelaku langsung naik kembali ke sepeda motor dan kabur meninggalkan lokasi kejadian.
“Saya sempat teriak maling, tapi tidak ada tetangga yang keluar karena suasana masih sepi,” katanya.
Akibat tarikan tersebut, leher korban mengalami luka memar dan meninggalkan bekas kemerahan. Hingga kini, CK mengaku masih trauma dan terus teringat peristiwa yang menimpanya hanya beberapa meter dari rumahnya sendiri.
“Saya kira habis semuanya, ternyata ada yang jatuh. Yang diambil sekitar 17,1 gram dan yang ditemukan 12,9 gram,” ungkapnya.
Dari total kalung emas seberat 30 gram yang dikenakan korban, sekitar 17,1 gram berhasil dibawa kabur pelaku, sedangkan sisanya ditemukan tercecer di lokasi kejadian. Korban memperkirakan nilai kerugian yang dialaminya mencapai lebih dari Rp40 juta.
Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke Polsek Pahandut. Polisi tengah melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengamankan rekaman CCTV yang merekam aksi pelaku. Dalam rekaman tersebut terlihat dua pria berboncengan sepeda motor melancarkan aksinya sebelum melarikan diri dari lokasi.
“Saya berharap pelaku segera ditangkap dan perhiasan saya dapat ditemukan kembali,” pungkasnya. (red)
















Comment