by

Rusdi Tegaskan Pesan KADIN Kalteng: Dunia Usaha Harus Naik Kelas, Dari Perdagangan ke Produksi

PALANGKA RAYA, SPN – Direktur Eksekutif Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Tengah, Rusdi, SH, menegaskan komitmen dunia usaha untuk memperkuat peran dalam pembangunan daerah.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dari arah KADIN Kalteng setelah Ketua Umum KADIN Kalteng Dr. H. Rahmat Nasution Hamka dan Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo mendorong dunia usaha memperkuat produksi lokal sekaligus kolaborasi menghadapi berbagai tantangan daerah.

https://suarapatriotnusantara.com https://suarapatriotnusantara.com

Rusdi menyampaikan, dunia usaha di Kalimantan Tengah memiliki ruang yang sangat besar untuk berkembang, bukan hanya sebagai pelaku perdagangan, tetapi juga sebagai penggerak produksi dan investasi. Menurutnya, potensi sumber daya dan lahan yang dimiliki Kalteng perlu diolah menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Rusdi mengatakan, KADIN Kalteng akan meneruskan dorongan Ketua Umum agar pelaku usaha mulai melihat peluang pengembangan sektor produksi, terutama pangan dan hortikultura.

“Pesan Ketua Umum jelas, kita tidak ingin dunia usaha hanya menjadi bagian dari aktivitas perdagangan. Potensi yang kita miliki harus didorong menjadi investasi dan produksi, sehingga ada nilai tambah yang kembali kepada masyarakat,” ujar Rusdi di sela acara Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) KADIN Kalteng Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-58 KADIN di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (24/9/2026).

Rusdi mencontohkan kebutuhan sayur-mayur di Kalimantan Tengah yang masih banyak dipasok dari luar daerah. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan adanya peluang yang dapat dimanfaatkan pengusaha lokal untuk membangun sentra produksi pangan di daerah.

Menurut Rusdi, pengembangan sektor tersebut membutuhkan kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, tenaga ahli, masyarakat, serta berbagai pihak lainnya. Dengan kolaborasi yang kuat, potensi lahan dan sumber daya Kalteng dapat dikembangkan menjadi sektor usaha yang produktif dan berkelanjutan.

See also  Palangka Raya Torehkan WTP 10 Kali Berturut-turut

 

Dorong Dunia Usaha Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah

Rusdi juga meneruskan pesan Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo yang menempatkan dunia usaha sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah. Ia menilai pesan tersebut sejalan dengan arah KADIN Kalteng untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Dunia usaha harus hadir sebagai bagian dari solusi pembangunan. Apa yang disampaikan Pak Wakil Gubernur menjadi pengingat bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. KADIN dan seluruh pelaku usaha harus mengambil bagian dalam menjawab tantangan daerah,” kata Rusdi.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak hanya berbicara mengenai angka, tetapi juga harus mampu menciptakan lapangan kerja, menyerap tenaga kerja lokal, membuka peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Rusdi menilai momentum HUT ke-58 KADIN menjadi kesempatan untuk memperkuat kembali peran organisasi sebagai rumah besar dunia usaha di Kalimantan Tengah.

“KADIN harus menjadi ruang bersama bagi pengusaha besar, menengah, UMKM, pengusaha muda, ekonomi kreatif, sektor industri maupun perdagangan. Semuanya memiliki peran dan peluang untuk berkolaborasi,” ujarnya.

KADIN Siap Perkuat Gotong Royong Hadapi Karhutla

Selain sektor ekonomi, Rusdi juga menegaskan pesan Wakil Gubernur mengenai pentingnya keterlibatan dunia usaha dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, tidak hanya pemerintah dan aparat, tetapi juga dunia usaha serta masyarakat.

“Kita rapatkan barisan. Dunia usaha juga harus memiliki kepedulian terhadap persoalan daerah, termasuk Karhutla. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Rusdi menambahkan, KADIN Kalteng akan terus mendorong pola kolaborasi yang dapat mempertemukan kepentingan dunia usaha dengan kebutuhan pembangunan daerah. Ia berharap, sinergi tersebut tidak berhenti pada forum Rapimprov, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program dan kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

See also  ‎Peringati Hari Jadi ke-69 Kalteng, Sri Neni Trianawaty Serukan Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah ‎

Dari Potensi Menjadi Produksi, Dari Produksi Menjadi Nilai Tambah

Rusdi menegaskan, arah KADIN Kalteng ke depan adalah mendorong pelaku usaha agar mampu melihat potensi daerah sebagai peluang investasi jangka panjang. Kalteng, menurutnya, memiliki sumber daya yang dapat dikembangkan menjadi berbagai sektor produktif.

Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut dihimpun, dikelola dan dikembangkan melalui kolaborasi sehingga menghasilkan produksi yang mampu memenuhi kebutuhan daerah sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

“Potensi yang kita punya jangan hanya dilihat sebagai potensi. Harus ada langkah nyata untuk mengubahnya menjadi investasi, kemudian menjadi produksi, lapangan kerja dan nilai tambah bagi masyarakat,” pungkas Rusdi. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *