PALANGKA RAYA,SPN– Momentum Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya menjadi ajang refleksi atas berbagai capaian pembangunan sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing.
Hal tersebut disampaikan Dokter Keluarga sekaligus Kepala Klinik Harmoni Palangka Raya, dr. Afrileo V.E. Utama, M.M(RS)., FRSPH, dalam ucapannya memperingati hari jadi Pemerintah Kota dan Kota Palangka Raya.
Pada Momen HUT Pemko Palangka Raya ini Ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar pembangunan kesehatan di Kota Palangka Raya terus ditingkatkan melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Menurut Afrileo, kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan semata, melainkan merupakan hasil kerja sama antara pemerintah, tenaga medis, tenaga kesehatan, keluarga, komunitas, hingga masyarakat secara luas.
“Kesehatan masyarakat dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil dalam kehidupan sosial. Keluarga yang sehat akan melahirkan komunitas yang sehat, dan komunitas yang sehat menjadi pondasi bagi kemajuan Kota Palangka Raya,” ujarnya saat di temui di Klinik Harmoni jalan RTA Milono km 5.5, (Kamis 18/6/2026).
Ia menilai pelayanan kesehatan harus mampu menjangkau seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, anak, remaja, usia produktif hingga lanjut usia tanpa membedakan latar belakang sosial, ekonomi maupun wilayah tempat tinggal.
Afrileo juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya dalam memperkuat pelayanan kesehatan, memperluas akses layanan hingga ke masyarakat, serta mengembangkan berbagai program promotif dan preventif.
Menurutnya, upaya tersebut sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan saat ini, seperti hipertensi, diabetes melitus, stroke, penyakit jantung, gangguan kesehatan jiwa, stunting, hingga berbagai penyakit yang dipengaruhi perubahan pola hidup masyarakat.
Ke depan, ia berharap transformasi pembangunan kesehatan semakin menitikberatkan pada pelayanan yang berpusat pada pasien, berorientasi pada keluarga, dan berbasis komunitas. Edukasi kesehatan, deteksi dini faktor risiko penyakit, pendampingan keluarga, kunjungan rumah, serta penguatan peran masyarakat dinilai menjadi langkah penting dalam membangun sistem kesehatan yang preventif, berkelanjutan, dan merata.
Sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah yang terus berkembang, Palangka Raya dinilai memiliki peluang besar menjadi model kota sehat yang mampu memberikan pelayanan kesehatan berkualitas bagi seluruh masyarakat, baik di kawasan perkotaan maupun wilayah pinggiran.
“Semangat Palangka Raya Kota Kolaborasi harus menjadi kekuatan bersama dalam memperkuat pelayanan kesehatan yang menyeluruh, terpadu, dan berkelanjutan sehingga setiap warga dapat hidup lebih sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” katanya.
Menutup pesannya, Afrileo menegaskan kemajuan sebuah daerah tidak terlepas dari kualitas kesehatan masyarakatnya.
“Kesehatan masyarakat yang kuat dimulai dari keluarga yang sehat. Ketika pelayanan kesehatan mampu menjangkau setiap keluarga dan setiap lapisan masyarakat, maka Palangka Raya akan tumbuh menjadi kota yang semakin maju, tangguh, dan berdaya saing,” pungkasnya.(bp)

















Comment