by

Rupiah Masih Tertekan, BI Terus Jaga Stabilitas Nilai Tukar

PALANGKA RAYA, SPN – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga Rabu (13/5/2026) masih berada dalam tekanan, meski pada perdagangan hari ini mata uang Garuda sempat menguat tipis.

Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI), kurs referensi rupiah berada di level Rp17.496 per dolar AS. Posisi tersebut masih lebih lemah dibanding awal Mei 2026 yang berada di kisaran Rp17.362 hingga Rp17.425 per dolar AS.

https://suarapatriotnusantara.com

Sementara itu, pada perdagangan pasar spot, rupiah ditutup menguat sekitar 0,3 persen ke level Rp17.476 per dolar AS setelah sehari sebelumnya berada di posisi Rp17.529 per dolar AS.

Bank Indonesia menyebut tekanan terhadap rupiah dipengaruhi kombinasi faktor global dan domestik. Penguatan dolar AS, tingginya suku bunga acuan Federal Reserve Amerika Serikat, ketidakpastian geopolitik global, hingga arus keluar modal asing menjadi faktor utama yang menekan mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

Untuk menjaga stabilitas nilai tukar, BI terus melakukan langkah intervensi di pasar valuta asing, baik melalui pasar domestik maupun offshore Non Deliverable Forward (NDF). Selain itu, BI juga aktif membeli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder guna menjaga kepercayaan pasar.

Dalam beberapa hari terakhir, pergerakan kurs referensi JISDOR BI tercatat sebagai berikut:

  • 13 Mei 2026 : Rp17.496/USD
  • 12 Mei 2026 : Rp17.514/USD
  • 11 Mei 2026 : Rp17.415/USD
  • 8 Mei 2026 : Rp17.375/USD
  • 7 Mei 2026 : Rp17.362/USD

Secara tahunan, rupiah tercatat telah melemah lebih dari 5 persen terhadap dolar AS dan sempat menyentuh level terendah sepanjang sejarah di kisaran Rp17.537 per dolar AS pada Mei 2026.

Meski demikian, BI memastikan stabilitas ekonomi domestik masih terjaga dengan inflasi yang relatif terkendali, pertumbuhan ekonomi yang tetap positif, serta cadangan devisa yang dinilai cukup kuat untuk menopang ketahanan eksternal Indonesia.(tim/red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *