PALANGKA RAYA,SPN – SMP Negeri 13 Palangka Raya melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 mulai 13–17 Juli 2026.
Kegiatan tersebut diikuti 42 peserta didik baru dengan mengedepankan konsep pembelajaran yang ramah, aman, menyenangkan, dan bebas dari praktik perpeloncoan.
Selama lima hari pelaksanaan, para siswa diperkenalkan dengan berbagai materi penting sebagai bekal memasuki jenjang pendidikan SMP. Materi yang diberikan meliputi wawasan Wiyata Mandala, pengenalan lingkungan sekolah, pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) serta pendidikan antikorupsi, hingga pengenalan kurikulum.
Seluruh rangkaian kegiatan dikemas secara interaktif melalui berbagai aktivitas edukatif yang membangun suasana ceria sehingga siswa dapat mengenal lingkungan sekolah dengan nyaman. Semangat tersebut juga sejalan dengan slogan SMPN 13 Palangka Raya, yakni “Mandiri Berkarakter”, yang menjadi landasan pembentukan karakter peserta didik sejak hari pertama bersekolah.
Kepala SMPN 13 Palangka Raya, Gunarhad, menegaskan pelaksanaan MPLS di sekolah yang dipimpinnya sepenuhnya mengacu pada ketentuan Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026, yang menekankan penyelenggaraan MPLS secara ramah dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perpeloncoan.
“MPLS menjadi momentum awal bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah dengan suasana yang menyenangkan. Seluruh kegiatan kami laksanakan secara edukatif, humanis, dan dipastikan tidak ada praktik perpeloncoan. Kami ingin anak-anak merasa nyaman sehingga lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru,” ujar Gunarhad.Selasa (14/7/2026)
Menurutnya, MPLS bukan sekadar mengenalkan fasilitas dan tata tertib sekolah, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun karakter, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab siswa. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diharapkan mampu mengenali potensi diri sekaligus menjalin hubungan yang baik dengan guru maupun teman sebaya.
“Kami berharap MPLS menjadi awal yang menyenangkan bagi seluruh siswa baru. Mereka dapat beradaptasi secara humanis, memahami aturan sekolah, terhindar dari perundungan, serta termotivasi untuk menumbuhkan jiwa sosial, semangat belajar, dan karakter positif sesuai visi sekolah, yaitu menjadi pribadi yang mandiri dan berkarakter,” tutup Gunarhad. (red)










Comment