PALANGKA RAYA, SPN – Kabar duka menyelimuti warga Kota Palangka Raya menyusul peristiwa kebakaran yang terjadi di Jalan Mendawai I, Selasa (11/8/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan dua anak balita berusia 3 dan 4 tahun meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah yang terbakar.
Menyikapi musibah tersebut, Wakil Ketua II Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sri Any Rintuh, S.Pd., menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban.
Sri Any mengaku prihatin dan turut merasakan kesedihan yang dialami keluarga atas kehilangan dua buah hati dalam peristiwa tragis tersebut.
“Saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Mendawai I. Kehilangan anak dalam keadaan seperti ini tentu menjadi luka yang sangat berat bagi keluarga. Semoga kedua anak yang menjadi korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan serta keikhlasan,” ujar Sri Any.
Berdasarkan informasi yang beredar, saat kejadian terdapat tiga anak dan seorang ibu di dalam rumah. Sang ibu berhasil menyelamatkan anaknya yang paling tua, namun dua balita lainnya masih berada di dalam rumah ketika api semakin membesar.
Sang ibu juga disebut sempat berupaya kembali masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan kedua anaknya. Namun, kobaran api membuat upaya tersebut tidak berhasil. Ia mengalami luka bakar pada bagian tangan dan kemudian mendapat penanganan medis di rumah sakit.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas pemadam kebakaran menemukan dua korban di dalam rumah dan kemudian melakukan proses evakuasi.
Sri Any berharap keluarga korban diberikan pendampingan dan perhatian dalam menghadapi masa sulit pascakejadian. Ia juga mengingatkan masyarakat agar semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal, terutama yang dapat membahayakan anak-anak.
“Musibah ini menjadi duka kita bersama. Semoga keluarga diberikan kekuatan untuk melalui cobaan yang sangat berat ini. Kita juga berharap kejadian seperti ini tidak kembali terjadi dan masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan keluarga serta lingkungan,” tuturnya.
Ia turut mengapresiasi upaya petugas pemadam kebakaran dan seluruh pihak yang telah bekerja menangani kejadian tersebut serta melakukan proses evakuasi korban.
Ucapan duka dan doa disampaikan Sri Any sebagai bentuk kepedulian dan rasa kemanusiaan terhadap keluarga yang sedang kehilangan. Semoga kedua korban mendapat tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan serta ketabahan. (red)











Comment