by

Karhutla Berdampak ke UMKM, Gabungan Mahasiswa dan Brand New Indonesia Turun Bagikan 5000 Masker Gratis

PALANGKA RAYA, SPN – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya berdampak terhadap kesehatan masyarakat, tetapi juga turut mengganggu aktivitas ekonomi warga, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas perdagangan di ruang terbuka.

 

https://suarapatriotnusantara.com https://suarapatriotnusantara.com https://suarapatriotnusantara.com https://suarapatriotnusantara.com https://suarapatriotnusantara.com

Sebanyak 5.000 masker dibagikan kepada pengunjung dan pelaku UMKM di kawasan Puja Sera, Jalan Yos Sudarso, Palangka Raya, Sabtu (3/10/2026) malam. Aksi tersebut dilakukan gabungan elemen mahasiswa yang melibatkan BEM FISIP UPR, BEM SI Kalteng, DEMA UIN Palangka Raya, serta dari Brand New Indonesia.

 

Co – Founder Brand New Indonesia, Virdian Aurellio mengatakan, pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tetap harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap.

 

“Teman-teman UMKM termasuk yang cukup merasakan dampak dari kondisi seperti ini. Mereka tetap harus berjualan karena menjadi sumber penghasilan sehari-hari, sementara di sisi lain harus beraktivitas di tengah kabut asap,” ujar Virdian.

 

Menurutnya, dampak kabut asap terhadap UMKM tidak hanya berkaitan dengan kesehatan pedagang, tetapi juga berpotensi memengaruhi jumlah pengunjung dan aktivitas jual beli.

 

“Kalau masyarakat mulai membatasi aktivitas di luar karena kondisi asap, tentu pelaku UMKM juga bisa terkena dampaknya. Pengunjung berkurang, aktivitas jual beli ikut menurun,” katanya.

 

Karena itu, menurut Virdian, perhatian terhadap pelaku UMKM perlu diberikan bersamaan dengan upaya menjaga kesehatan masyarakat. Pembagian masker diharapkan dapat membantu pedagang dan pengunjung tetap terlindungi selama beraktivitas di kawasan tersebut.

 

“Masker memang sederhana, tetapi mudah-mudahan bisa membantu teman-teman yang tetap harus bekerja dan beraktivitas di luar. Yang paling penting, kita tidak menutup mata terhadap kondisi yang mereka hadapi,” ucapnya.

See also  Evi Kahayanti Pastikan Bantuan Gubernur Tepat Sasaran untuk Warga Panarung

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Yosafat Menteng selaku Gubernur BEM FISIP UPR, Neomi Simamora selaku Presiden Mahasiswa FH UPR, Sugi dan Arifin selaku Korwil BEM SI Kalteng, serta M. Rifqi Ridhani selaku Presma DEMA UIN Palangka Raya.

 

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian lintas elemen terhadap masyarakat yang terdampak karhutla, sekaligus menyoroti kondisi pelaku UMKM yang tetap berusaha mempertahankan aktivitas ekonomi di tengah kabut asap. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *