by

Rakerda KAGAMA Kalteng Rumuskan Program Lima Tahun, Fokus pada Isu Strategis Pembangunan

PALANGKA RAYA, SPN – Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Pengda KAGAMA) Kalimantan Tengah mulai memetakan sejumlah agenda strategis yang akan menjadi fokus organisasi hingga lima tahun mendatang. Pembahasan tersebut dilakukan melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar di salah satu hotel di Kota Palangka Raya, Minggu (11/10/2026).

 

https://suarapatriotnusantara.com https://suarapatriotnusantara.com https://suarapatriotnusantara.com https://suarapatriotnusantara.com https://suarapatriotnusantara.com

Rakerda menjadi forum bagi jajaran Pengda KAGAMA Kalteng untuk mengevaluasi sekaligus merumuskan arah program organisasi periode 2026–2031. Sejumlah isu pembangunan daerah turut menjadi bahan pembahasan, termasuk pengelolaan sumber daya alam, infrastruktur, konektivitas wilayah, hingga penyusunan rekomendasi kebijakan.

 

Ketua Pengda KAGAMA Kalteng, Prof. Dr. Ir. Juni Gultom, S.T., M.T.P., mengatakan keberadaan alumni UGM di Kalimantan Tengah diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mampu memberikan gagasan dan pemikiran terhadap persoalan pembangunan.

 

Ia menjelaskan, program yang dirumuskan melalui Rakerda akan menjadi pedoman organisasi dalam menjalankan berbagai kegiatan selama lima tahun ke depan. Selain itu, KAGAMA Kalteng juga akan berupaya menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

 

“Hari ini Pengda KAGAMA Kalimantan Tengah menyusun program kerja dalam rangka langkah organisasi selama lima tahun ke depan. Kita akan terlibat dalam menganalisis isu-isu strategis daerah dan melahirkan program-program untuk membangun Kalteng, sekaligus menjadi rekomendasi bagi pemerintah daerah maupun nasional dalam membangun Indonesia dari Kalteng,” ujar Prof. Juni.

 

Dalam pembahasan tersebut, potensi sumber daya alam Kalteng menjadi salah satu perhatian. Menurut Prof. Juni, kekayaan alam yang dimiliki daerah perlu dikelola melalui perencanaan dan kebijakan yang tepat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

 

Pengelolaan sumber daya alam, lanjutnya, tidak semata diarahkan untuk meningkatkan aktivitas ekonomi, tetapi juga harus mampu memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

See also  Imam Mujiono Ajak Masyarakat Jadikan Hari Raya Islam sebagai Momentum Mempererat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial

 

Di sisi lain, pembangunan infrastruktur dan penguatan konektivitas antardaerah turut masuk dalam isu yang dibahas KAGAMA Kalteng. Konektivitas dinilai memiliki posisi penting dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi antarwilayah.

 

Salah satu yang mendapat perhatian ialah rencana pembangunan jalur kereta api di Kalimantan Tengah. Infrastruktur tersebut dinilai memiliki prospek strategis karena dapat memperkuat keterhubungan wilayah di dalam provinsi maupun dengan daerah lain.

 

Prof. Juni menyatakan dukungannya terhadap rencana pengembangan transportasi tersebut. Menurutnya, peningkatan konektivitas akan menjadi salah satu faktor penting dalam menopang pembangunan Kalimantan Tengah pada masa mendatang.

 

“Program itu sudah pernah dicanangkan dan direncanakan dengan baik. Untuk konektivitas antardaerah bahkan antarprovinsi, kami kira ini sangat bagus untuk masa depan Kalimantan ke depan,” pungkasnya. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *