PALANGKA RAYA, SPN – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kalimantan Tengah mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu peluang baru untuk memperkuat perekonomian daerah.
Upaya tersebut dibahas dalam audiensi KADIN Kalteng bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (31/8/2026). Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, S.I.P., M.Si., bersama jajaran.
Dalam audiensi tersebut, kedua pihak membahas berbagai potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari kawasan pesisir, perikanan tangkap dan budidaya, wisata bahari, infrastruktur pelabuhan, hingga penguatan sistem distribusi dan logistik.
KADIN Kalteng menilai potensi kelautan dan perikanan di Kalimantan Tengah cukup besar. Namun, pengembangannya masih memerlukan dukungan infrastruktur, peningkatan kapasitas pengolahan hasil perikanan, perluasan akses pasar, serta keterlibatan dunia usaha dan investor.
Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, KADIN, pelaku usaha, investor, dan masyarakat lokal agar potensi tersebut dapat dikembangkan secara optimal sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Sejumlah peluang investasi dan pengembangan usaha juga menjadi pembahasan, di antaranya Kampung Nelayan Merah Putih, pembangunan cold storage dan pabrik es, pengembangan Unit Pengolahan Ikan (UPI), budidaya perikanan, serta pengelolaan kawasan mangrove.
Pengembangan berbagai sektor tersebut diharapkan tetap mengedepankan prinsip ekonomi biru, yakni pemanfaatan sumber daya kelautan secara produktif dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem.
Sebagai tindak lanjut, KADIN Kalteng akan melakukan pemetaan terhadap sejumlah potensi kelautan dan perikanan yang dinilai memiliki kesiapan untuk dikembangkan. Pemetaan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam mempertemukan pemerintah daerah dengan pelaku usaha maupun calon investor melalui kegiatan business matching.
Selain mendorong investasi, KADIN Kalteng juga memberikan perhatian terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor perikanan. Pendampingan akan diarahkan pada peningkatan kualitas produk sekaligus pemenuhan aspek legalitas dan standar pengolahan, termasuk sertifikasi SKP/GMP.
Dengan peningkatan kualitas dan pemenuhan standar tersebut, produk perikanan lokal diharapkan mampu memiliki daya saing lebih tinggi dan membuka peluang untuk menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor.
KADIN Kalteng berkomitmen menjadi penghubung antara pemerintah dan dunia usaha dalam mengoptimalkan potensi daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru di Kalimantan Tengah.
Dalam audiensi tersebut turut hadir Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Kelautan Frans Irawan, WKU Bidang Perikanan, WKU Bidang Lingkungan Hidup, serta WKU Bidang Perdagangan KADIN Kalteng. (red)











Comment