SEMARANG, SPN — Perguruan Pencak Silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah memberikan Gelar Pendekar Kehormatan kepada 20 tokoh Muhammadiyah sebagai bentuk penghargaan atas jasa, dukungan, dan kontribusi mereka dalam pengembangan pencak silat serta pembinaan organisasi.
Penganugerahan tersebut berlangsung dalam rangkaian Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang digelar di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Gelar Pendekar Kehormatan merupakan bentuk penghargaan khusus yang diberikan kepada tokoh masyarakat, pejabat, maupun pimpinan yang dinilai memiliki kontribusi nyata terhadap perkembangan Tapak Suci Putera Muhammadiyah.
Penganugerahan gelar tersebut diberikan secara langsung oleh Ketua Umum PP Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Afan Hadikusumo, dalam rangkaian kegiatan pembukaan Muktamar XVI.
Sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji dan Umrah Muhadjir Effendy, Wakil Ketua Umum PB IPSI Letjen TNI (Purn) Muhammad Hasan, serta sejumlah pejabat dan pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
Penghargaan atas Kontribusi dan Pengabdian
Gelar Pendekar Kehormatan diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh yang dinilai telah memberikan dukungan serta kontribusi dalam memajukan pencak silat, budaya bangsa, dan organisasi Tapak Suci Putera Muhammadiyah.
Berbeda dengan gelar pendekar yang diperoleh melalui jenjang latihan fisik dan keilmuan pencak silat, gelar kehormatan diberikan berdasarkan kiprah, jasa, dukungan, maupun peran seseorang terhadap perkembangan organisasi dan pencak silat.
Penganugerahan kepada 20 tokoh tersebut sekaligus menjadi bagian penting dari agenda Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang mempertemukan keluarga besar Tapak Suci dari berbagai daerah.
Momentum tersebut juga memperlihatkan eratnya hubungan antara olahraga pencak silat, pendidikan, kebudayaan, dan gerakan Muhammadiyah dalam membangun karakter serta melestarikan budaya bangsa.
Dengan pemberian Gelar Pendekar Kehormatan ini, Tapak Suci Putera Muhammadiyah berharap dukungan dan sinergi dari berbagai pihak terhadap perkembangan pencak silat serta pembinaan generasi muda dapat terus diperkuat. (red)











Comment