PALANGKA RAYA, SPN– Anggota DPD RI Komite IV Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, H. Siti Aseanti, S.ST., M.Keb., kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. Kali ini, ia menerima audiensi Good Team Organization (GTO) Community Palangka Raya yang mewadahi para driver transportasi online dan offline di Kalimantan Tengah untuk mendengarkan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi.
Audiensi yang berlangsung di Rumah Aspirasi DPD RI Kalimantan Tengah, Palangka Raya, pada Rabu (15 Juli 2026) tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari usulan penyesuaian tarif layanan, kemudahan akses pembiayaan usaha, peningkatan keselamatan berkendara, hingga pemanfaatan Rumah Aspirasi sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dengan DPD RI.
Siti Aseanti mengatakan, aspirasi yang disampaikan para driver merupakan masukan penting yang akan menjadi bahan koordinasi dengan pemerintah maupun lembaga terkait. Menurutnya, profesi driver transportasi online dan offline memiliki kontribusi besar dalam mendukung mobilitas masyarakat serta menggerakkan perekonomian daerah sehingga sudah selayaknya memperoleh perhatian.
”Semua aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami kawal. Persoalan tarif, akses pembiayaan, maupun perlindungan terhadap para driver perlu dibahas bersama pemerintah dan para pemangku kepentingan agar menghasilkan kebijakan yang memberikan rasa keadilan bagi semua pihak,” ujarnya.
Salah satu poin utama yang mengemuka dalam audiensi tersebut adalah usulan penyesuaian tarif layanan transportasi online yang dinilai sudah tidak sebanding dengan meningkatnya biaya operasional kendaraan. Menurut Siti Aseanti, setiap kebijakan mengenai tarif tentu harus memiliki dasar regulasi yang jelas dan dibahas secara komprehensif bersama pemerintah daerah serta instansi terkait.
Selain itu, pembahasan juga menyentuh pentingnya peningkatan kelayakan kendaraan operasional sebagai upaya menjaga keselamatan pengemudi maupun penumpang. Ia menilai aspek keselamatan harus menjadi prioritas dalam penyelenggaraan layanan transportasi.
Di bidang pemberdayaan ekonomi, Siti Aseanti menyambut baik usulan agar para driver transportasi online dapat memperoleh akses kredit usaha dengan bunga ringan sebagaimana pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurutnya, skema pembiayaan yang mudah akan membantu para driver meningkatkan kualitas usaha dan kesejahteraannya.
”Kami akan melakukan koordinasi dengan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, serta pihak perbankan untuk mengetahui mekanisme dan peluang pembiayaan yang dapat diakses para driver. Kami berharap ada solusi nyata yang dapat membantu mereka memperoleh modal usaha dengan persyaratan yang lebih mudah,” katanya.
Ia juga meminta komunitas GTO menyiapkan data anggota beserta dokumen pendukung sebagai bahan pembahasan pada pertemuan lanjutan dengan BI, OJK, maupun perbankan agar prosesnya dapat berjalan lebih efektif.
Dalam kesempatan tersebut, Siti Aseanti turut memperkenalkan keberadaan Rumah Aspirasi DPD RI di Kalimantan Tengah sebagai wadah masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung.
”Rumah Aspirasi ini terbuka bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah. Silakan dimanfaatkan sebagai tempat berdiskusi dan menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Kami ingin memastikan setiap aspirasi mendapat perhatian dan dapat diperjuangkan sesuai kewenangan yang ada,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Good Team Organization (GTO) Community Palangka Raya, Yusnawiyandi, mengapresiasi kesediaan Siti Aseanti menerima audiensi komunitas driver transportasi online dan offline di Kalimantan Tengah. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi para driver untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi secara langsung kepada wakil daerah di tingkat nasional.
”Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Siti Aseanti yang telah menerima dan mendengarkan aspirasi kami. Kami berharap seluruh masukan yang kami sampaikan, terutama terkait penyesuaian tarif, akses pembiayaan usaha, hingga perlindungan bagi para driver, dapat terus diperjuangkan sehingga memberikan manfaat nyata bagi seluruh driver transportasi online maupun offline di Kalimantan Tengah,” ungkap Yusnawiyandi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap eksistensi komunitas driver di Kalimantan Tengah, di penghujung audiensi Siti Aseanti menyerahkan bantuan jersey komunitas GTO secara simbolis. Bantuan tersebut nantinya diharapkan dapat mempererat solidaritas antaranggota sekaligus menjadi penyemangat bagi para driver untuk terus memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan profesional kepada masyarakat.
”Semoga kebersamaan ini terus terjaga. Tetap kompak, jaga keselamatan saat bekerja, dan terus berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Saya akan terus mendukung perjuangan teman-teman driver transportasi online maupun offline di Kalimantan Tengah,” tutup Siti Aseanti. (red)










Comment