PALANGKA RAYA, SPN – Warga RT 004/RW XV Jalan Marina Permai III dan IV, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, bersama Pemerintah Kelurahan Langkai melaksanakan gotong royong membersihkan saluran drainase dan lingkungan permukiman pascabanjir, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB itu difokuskan pada pembersihan drainase dari sampah, lumpur, dan material yang menghambat aliran air. Selain itu, warga juga membersihkan area permukiman untuk mengembalikan kondisi lingkungan agar tetap bersih dan sehat setelah sempat terdampak genangan.
Aksi gotong royong tersebut merupakan tindak lanjut dari imbauan Kelurahan Langkai yang diterbitkan pada 19 Juni 2026 menyusul hujan dengan intensitas tinggi sehari sebelumnya yang mengakibatkan sejumlah kawasan di kelurahan tersebut mengalami banjir.
Lurah Langkai, Muhamad Abidin, S.H., mengatakan, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, kebersihan drainase merupakan salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko terjadinya genangan saat musim hujan.
”Kami mengapresiasi seluruh warga yang telah meluangkan waktu untuk bergotong royong. Semangat kebersamaan seperti ini sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meminimalkan potensi banjir di masa mendatang,” ujarnya.
Ia menegaskan, upaya menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat. Karena itu, warga diharapkan terus menjaga kebersihan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan.
”Budaya gotong royong harus terus dipertahankan sebagai kegiatan rutin, bukan hanya ketika terjadi banjir. Jika drainase selalu bersih, maka aliran air akan lancar dan risiko genangan dapat ditekan,” kata Muhamad Abidin.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah masing-masing, seperti membuang sampah pada tempatnya dan menjaga saluran air tetap bersih. Langkah kecil tersebut dinilai memiliki dampak besar terhadap pencegahan banjir di kawasan permukiman.
Kegiatan gotong royong berlangsung aman, tertib, dan mendapat antusiasme tinggi dari warga. Sinergi antara masyarakat dan pemerintah kelurahan diharapkan terus terjalin sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta lebih siap menghadapi musim penghujan. (red)

















Comment