PALANGKA RAYA, SPN – Sosok prajurit TNI Angkatan Darat, Kapten Infanteri Joko Sudibyo, S.Sos., M.Hum., menjadi contoh inspiratif tentang dedikasi dan pengembangan diri di tengah padatnya tugas militer.
Perwira lulusan Secapa TNI AD ini, saat ini menjabat sebagai Kepala Urusan Penerangan (Kaurpen) di Pendam XII/Tambun Bungai.
Dalam perannya, ia bertanggung jawab atas publikasi, dokumentasi kegiatan Kodam, serta menjalin hubungan strategis dengan insan pers dan berbagai media. Posisi tersebut menjadikannya sebagai penghubung informasi antara institusi TNI dan masyarakat.
Lahir di Jakarta, 8 November 1975, Kapten Joko dikenal sebagai pribadi yang ramah, humoris, namun tetap tegas dalam menjalankan tugas. Di lingkungan keluarga, ia tampil sebagai sosok kepala rumah tangga yang hangat bersama sang istri, Lilis Suwartini, serta putra mereka yang tengah menempuh pendidikan di salah satu universitas di Palangka Raya.
Perjalanan kariernya terbilang panjang dan penuh proses. Ia memulai dari jenjang bintara sebelum akhirnya meraih pangkat perwira.
Dalam bidang akademik, ia merupakan lulusan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya untuk jenjang strata satu, kemudian melanjutkan pendidikan magister di Universitas Merdeka Malang.
Komitmennya terhadap dunia pendidikan juga diwujudkan dengan menjadi dosen di salah satu perguruan tinggi di Palangka Raya. Tidak hanya itu, Kapten Joko juga memiliki kemampuan bahasa asing, yakni Bahasa Inggris dan Mandarin, yang diperoleh melalui pendidikan di Pusat Bahasa Kementerian Pertahanan serta pengalaman belajar langsung di China.
Di luar tugas kedinasan, ia aktif sebagai personal trainer fitness dengan sertifikasi profesional. Bahkan, ia turut berperan dalam organisasi olahraga sebagai pengurus Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Provinsi Kalimantan Tengah.
Meski memiliki beragam aktivitas, Kapten Joko tetap memegang prinsip hidup “Do The Best” dalam setiap langkahnya. Ia juga memilih tinggal di lingkungan masyarakat umum untuk menjaga kedekatan sosial dan memahami kondisi warga secara langsung.
Bagi Kapten Joko, keluarga tetap menjadi prioritas utama. Waktu luang dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga, sementara hobi memancing menjadi cara untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan relaksasi.
Sosok Kapten Joko Sudibyo membuktikan, bahwa prajurit TNI tidak hanya dituntut profesional dalam tugas, tetapi juga mampu berkembang di berbagai bidang, tanpa meninggalkan nilai kesederhanaan dan kedekatan dengan masyarakat. (red)








Comment