PALANGKA RAYA, SPN – Ketua PHRI dan PPKHI Kalimantan Tengah, Suriansyah Halim, SH., SE., MH., CLA, mengajak seluruh masyarakat untuk semakin bijak dalam menggunakan media sosial di tengah derasnya arus informasi digital yang berkembang sangat cepat.
Menurutnya, media sosial memiliki peran besar dalam kehidupan sehari-hari, namun juga dapat menjadi sumber penyebaran informasi yang menyesatkan apabila tidak digunakan secara bertanggung jawab.
Suriansyah Halim menegaskan, setiap pengguna media sosial memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan kebenaran suatu informasi sebelum membagikannya kepada orang lain. Ia mengingatkan bahwa satu unggahan yang tidak terverifikasi dapat menimbulkan kesalahpahaman, keresahan, bahkan memicu perpecahan di tengah masyarakat.
“Di era digital saat ini, masyarakat harus lebih cermat dan kritis dalam menerima informasi. Jangan mudah percaya dan langsung menyebarkan berita yang belum jelas sumber maupun kebenarannya. Verifikasi terlebih dahulu agar tidak menjadi bagian dari penyebaran hoaks,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Ia menilai, maraknya informasi palsu, fitnah, dan konten provokatif di berbagai platform media sosial menjadi tantangan bersama yang harus dihadapi dengan meningkatkan literasi digital. Masyarakat diharapkan mampu membedakan informasi yang valid dengan informasi yang sengaja dibuat untuk menyesatkan publik.
Selain itu, Suriansyah Halim juga mengajak masyarakat memanfaatkan media sosial sebagai sarana yang positif dan produktif, seperti untuk berbagi informasi edukatif, mempromosikan kegiatan sosial, mendukung pertumbuhan usaha, serta memperkuat komunikasi yang sehat antarwarga.
Menurutnya, media sosial seharusnya menjadi alat yang dapat mempererat persatuan dan memperkuat semangat kebersamaan, bukan justru menjadi ruang yang memicu konflik maupun perpecahan akibat informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Bijak bermedia sosial bukan hanya tentang menjaga diri sendiri, tetapi juga menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan masyarakat. Mari bersama-sama menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan bermanfaat bagi semua,” tambahnya.
Melalui imbauan tersebut, Suriansyah Halim berharap masyarakat Kalimantan Tengah dapat semakin sadar akan pentingnya menyaring informasi sebelum membagikannya. Dengan sikap yang bijak dan bertanggung jawab, media sosial dapat menjadi sarana yang memberikan manfaat besar bagi pembangunan, persatuan, dan kemajuan daerah.
“Satu klik dapat berdampak besar. Karena itu, pastikan informasi yang dibagikan benar, bermanfaat, dan tidak merugikan orang lain,” pungkasnya. (red)















Comment