PALANGKA RAYA, SPN — Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya, Bush Valentino Lambung, S.H., menegaskan bahwa kebebasan berpendapat harus dijalankan dengan menjunjung tinggi etika, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap martabat sesama. Menurutnya, menyampaikan kritik merupakan hak setiap warga negara, tetapi hak tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk menghina identitas, merendahkan orang lain, ataupun memicu provokasi di tengah masyarakat. (19/10/2026).
Bush Valentino menilai, perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus disikapi secara dewasa. Kritik terhadap kebijakan, tindakan, maupun persoalan yang menyangkut kepentingan publik tetap perlu diberikan ruang, selama disampaikan berdasarkan fakta, memiliki dasar yang jelas, dan tidak melampaui batas etika serta ketentuan hukum.
Ia menekankan bahwa masyarakat perlu membedakan kritik yang bertujuan memperbaiki keadaan dengan pernyataan yang justru menyerang martabat pribadi atau identitas kelompok tertentu. Kritik seharusnya menjadi sarana evaluasi dan perbaikan, bukan alat untuk memperkeruh suasana atau menciptakan pertentangan.
Menurut Bush, menjaga kehormatan dan menghormati orang lain merupakan prinsip penting dalam kehidupan bermasyarakat. Sikap ramah tidak berarti lemah, sementara toleransi bukanlah bentuk pembiaran terhadap penghinaan. Namun, setiap persoalan yang menyangkut kehormatan harus disikapi secara bijaksana, melalui mekanisme yang benar, tanpa ancaman maupun tindakan main hakim sendiri.
Ia juga menyoroti pentingnya kepedulian bersama terhadap persoalan lingkungan, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta perlindungan hutan adat dan hutan lindung. Persoalan tersebut tidak semestinya hanya menjadi perhatian pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan, partisipasi, dan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat.
Dampak kerusakan lingkungan dapat dirasakan secara luas, sehingga upaya menjaga kelestarian alam harus menjadi kepentingan bersama. Kesadaran untuk melindungi lingkungan, menurutnya, perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, semangat gotong royong, dan komitmen menjaga keberlangsungan hidup masyarakat di Kalimantan.
Sebagai bagian dari elemen masyarakat, Pemuda Pancasila juga menempatkan persatuan dan penghormatan terhadap keberagaman sebagai hal penting dalam menjaga keharmonisan sosial. Perbedaan pendapat maupun latar belakang tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling merendahkan, melainkan menjadi ruang untuk membangun dialog yang sehat dan saling menghargai.
Bush Valentino mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menggunakan kebebasan berpendapat secara bertanggung jawab, tidak mudah terprovokasi, serta mengedepankan fakta dalam menyikapi berbagai persoalan publik. Ia juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil dan penghormatan terhadap hukum adat yang berlaku, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menurutnya, menjaga ketertiban dan persatuan bukan berarti membatasi kritik. Sebaliknya, kritik yang disampaikan secara santun, objektif, dan berdasarkan fakta justru menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang lebih baik.
Karena itu, Pemuda Pancasila mengajak masyarakat untuk bersama-sama menolak penghinaan, menghentikan provokasi, menjaga persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
“KRITIK TINDAKANNYA, BUKTIKAN FAKTANYA, JANGAN HINA IDENTITASNYA.”
Tolak penghinaan, tolak provokasi, junjung tinggi hukum dan nilai-nilai Pancasila, hormati hukum adat, serta jaga persatuan dan kelestarian Kalimantan bersama.(red)










Comment