by

Lomba Mancing Hari Bhayangkara Polres Bartim Meriah, Hadiah Unik hingga Gelak Tawa Warnai Kompetisi

TAMIANG LAYANG – Suasana Kolam Pancing Polres Barito Timur berubah menjadi lautan keceriaan, Jumat (26/6/2026), saat ratusan peserta larut dalam kemeriahan Lomba Mancing Hari Bhayangkara ke-80. Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, kegiatan ini tidak hanya menyuguhkan persaingan menangkap ikan, tetapi juga menghadirkan hiburan penuh keakraban yang mempertemukan personel Polri, Bhayangkari, dan masyarakat dalam satu kebersamaan.

Sejak pagi, peserta berdatangan membawa perlengkapan memancing dengan semangat tinggi. Lomba yang dibuka langsung Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., berlangsung semarak. Begitu aba-aba dimulai, ratusan kail serentak meluncur ke kolam, disusul sorak sorai setiap kali ikan berhasil ditarik ke daratan. Tepuk tangan, canda, dan gelak tawa silih berganti mewarnai suasana hingga perlombaan usai.

Tak hanya menguji keberuntungan dan keterampilan memancing, panitia juga menghadirkan beragam kategori unik yang menjadi daya tarik tersendiri. Mulai dari penghargaan untuk ikan terberat, ikan pertama, ikan terakhir, ikan paling kecil, hingga kategori jersey paling unik, pemancing terlucu, pemancing terserius, bahkan peserta termuda. Konsep tersebut membuat suasana semakin hidup dan menghibur seluruh peserta maupun penonton.

Untuk kategori ikan terberat, Derisky berhasil keluar sebagai juara dan membawa pulang hadiah utama berupa satu unit mesin cuci. Sementara kategori total ikan terbanyak dimenangkan Jeki yang berhak atas hadiah kompor Rinnai. Salasa menjadi peraih hadiah ikan pertama, Andi Mustofa memperoleh penghargaan ikan terakhir, Ami meraih kategori ikan paling kecil, Bonie Erikson dinobatkan sebagai pemilik jersey paling unik, Mahliani sebagai pemancing terlucu, dan Anto Ruliadi sebagai pemancing terserius yang berhasil mendapatkan ikan.

Panitia juga memberikan apresiasi kepada Ibu Agus Purnomo sebagai pemancing terserius yang belum memperoleh ikan, serta Sakir sebagai peserta termuda. Tak hanya itu, sepuluh peserta yang berhasil menangkap ikan haruan turut menerima hadiah uang tunai sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan mereka.

See also  Suriansyah Halim Ucapkan Selamat HUT ke-16 GERDAYAK Indonesia Kalimantan Tengah

Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso mengatakan, lomba mancing menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat dalam suasana yang santai namun penuh makna.

“Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bersifat positif dan membangun kebersamaan. Lomba mancing ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, meningkatkan soliditas internal, serta memperkuat sinergi antara Polri, Bhayangkari, dan masyarakat. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga sehingga Polri semakin dipercaya dan selalu hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Eddy Santoso.

Ketua Seksi Lomba Hari Bhayangkara ke-80, Iptu Ismail Lubis, S.H., menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh sportivitas berkat dukungan seluruh panitia serta antusiasme peserta. Ia berharap kemeriahan lomba mancing ini menjadi simbol semakin eratnya sinergi Polri dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat “Polri untuk Masyarakat” dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Barito Timur. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *