by

‎Ketua Pengprov ORADO Kalteng Tegaskan Olahraga Benteng Generasi Muda dari Ancaman Narkotika ‎

‎PALANGKA RAYA, SPN – Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 dimaknai Ketua Pengurus Provinsi Olahraga Domino (ORADO) Kalimantan Tengah, Rusdi, sebagai momentum untuk memperkuat peran olahraga dalam membentuk karakter generasi muda yang sehat, disiplin, dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika.

https://suarapatriotnusantara.com

‎Menurut Rusdi, tema HANI 2026, “Membangun Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045″, sejalan dengan semangat ORADO dalam mendorong masyarakat, khususnya kaum muda, agar aktif mengikuti kegiatan olahraga dan kompetisi yang positif sebagai upaya menjauhkan diri dari pengaruh negatif, termasuk narkoba.

‎”Narkoba merupakan ancaman nyata bagi masa depan bangsa. Karena itu, kita harus bersama-sama menciptakan ruang-ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, bakat, dan prestasi melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat, termasuk olahraga domino yang kini semakin berkembang sebagai olahraga prestasi,” ujar Rusdi, Jumat (26/6/2026).

‎Ia menjelaskan, olahraga domino tidak hanya mengasah kemampuan berpikir, strategi, dan konsentrasi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sportivitas, kejujuran, kesabaran, serta kebersamaan. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi bekal penting dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan berintegritas.

‎Rusdi menegaskan, Pengprov ORADO Kalimantan Tengah berkomitmen mendukung setiap upaya pemerintah dalam memerangi penyalahgunaan narkoba melalui pembinaan atlet, penyelenggaraan turnamen, serta kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat luas.

‎”Kami percaya, semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam kegiatan olahraga dan organisasi yang positif, maka semakin kecil peluang mereka terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkotika. Olahraga adalah salah satu cara efektif membangun mental yang sehat dan kehidupan yang produktif,” katanya.

‎Ia juga mengajak seluruh pengurus, atlet, dan komunitas olahraga domino di Kalimantan Tengah untuk menjadi pelopor gerakan ‘Say No to Drugs’ serta turut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

See also  ‎Dibalik Sosok Tegas Faridawaty Darland Atjeh, Tersimpan Kasih Sayang Besar untuk Anak-Anak Kalteng ‎

‎Menurut Rusdi, keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak hanya ditentukan oleh kemajuan pembangunan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang sehat secara fisik, kuat secara mental, dan bebas dari narkoba.

‎”Mari kita jadikan Hari Anti Narkotika Internasional 2026 sebagai penguat komitmen bersama untuk menjaga generasi muda dari ancaman narkoba. Dengan semangat sportivitas, persatuan, dan kepedulian, kita bisa melahirkan generasi yang cerdas, berprestasi, dan siap membawa Kalimantan Tengah serta Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” tutup Rusdi. (red)

Related Posts

Don't Miss

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *