PALANGKA RAYA, SPN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda dan menyebar di sejumlah wilayah Kalimantan, termasuk Kalimantan Tengah, mendapat perhatian dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Orado Kalimantan Tengah.
Ketua Pengprov Orado Kalteng, Rusdi, bersama Sekretaris Pengprov Orado Kalteng, Agus Hermawan, menyampaikan keprihatinan atas kondisi kebakaran yang terjadi. Situasi tersebut dinilai menjadi perhatian bersama mengingat dampaknya tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga terhadap masyarakat yang berada di sekitar wilayah terdampak.
Kondisi karhutla yang terjadi di sejumlah daerah juga menjadi tantangan bagi berbagai pihak yang berada di garis depan penanganan. Para petugas dan tim di lapangan harus bekerja keras untuk mengendalikan serta memadamkan titik-titik api agar kebakaran tidak semakin meluas.
Atas kondisi tersebut, Rusdi dan Agus Hermawan turut menyampaikan dukungan kepada seluruh petugas dan tim yang saat ini tengah berjibaku melakukan penanganan karhutla.
Mereka mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan para petugas yang sedang menjalankan tugas di lapangan agar senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kekuatan, serta kelancaran dalam upaya memadamkan api.
“Semoga seluruh petugas yang berada di lapangan selalu diberikan perlindungan, kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas. Kita berharap upaya yang dilakukan dapat segera membuahkan hasil,” demikian harapan Pengprov Orado Kalteng.
Selain itu, masyarakat juga diajak untuk bersama-sama memanjatkan doa agar kondisi karhutla yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan dapat segera terkendali dan musibah tersebut cepat berakhir.
Pengprov Orado Kalteng berharap situasi segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman dan kondisi lingkungan di Kalimantan dapat berangsur pulih.
“Mari kita bersama-sama menunjukkan kepedulian, menjaga lingkungan dan mendukung para petugas yang sedang berjuang di lapangan. Semoga api segera padam dan musibah karhutla ini segera berakhir,” harapnya. (red)











Comment