PALANGKA RAYA, SPN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) masih menjadi perhatian serius. Kondisi tersebut tergambar dari meningkatnya jumlah titik panas atau hotspot yang dalam sehari bertambah 876 titik hingga mencapai 5.391 titik, berdasarkan data BNPB.
Situasi ini mendapat perhatian dari Anggota DPRD Kalteng dari Fraksi Partai NasDem, Faridawaty Darland Atjeh, SE., MM. Ia menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalteng.
Menurut Faridawaty, karhutla bukan hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat. Asap yang ditimbulkan dari kebakaran juga berpotensi menurunkan kualitas udara serta memperbesar dampak terhadap kehidupan masyarakat.
“Saya sangat prihatin melihat kondisi karhutla yang masih terjadi di Kalimantan Tengah. Ini merupakan persoalan serius karena dampaknya tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga menyentuh kehidupan dan kesehatan masyarakat,” ujar Faridawaty, Senin (31/8/2026).
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas dan relawan yang terus berada di lapangan melakukan upaya pemadaman dan penanganan karhutla. Menurutnya, perjuangan mereka patut mendapatkan penghargaan karena dilakukan di tengah kondisi medan yang sulit, cuaca panas, serta kepungan asap dan api.
“Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan kepada seluruh petugas, relawan dan masyarakat yang terus berjuang di lapangan. Semoga seluruh upaya yang dilakukan diberikan kelancaran dan keselamatan,” katanya.
Ketua DPW Partai NasDem Kalteng ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya menyerahkan penanganan karhutla kepada petugas. Menurutnya, pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
Di tengah kondisi tersebut, Faridawaty turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa agar bencana karhutla di Kalteng segera berakhir.
“Kita tentu berharap dan berdoa agar hujan segera turun, api dapat dipadamkan, dan kondisi kembali normal. Semoga para petugas yang sedang berjuang di lapangan selalu diberikan kesehatan, kekuatan dan keselamatan,” tuturnya.
Ia berharap, seluruh proses penanganan karhutla dapat berjalan maksimal sehingga kebakaran tidak semakin meluas dan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.
Faridawaty menegaskan, kelestarian hutan dan lingkungan Kalimantan Tengah merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kepedulian dan kerja sama seluruh pihak menjadi sangat penting untuk mencegah karhutla sekaligus melindungi masyarakat dan kekayaan alam Kalteng. (red)











Comment