by

Suriansyah Halim Kecam Keras Pembunuhan Satu Keluarga di Teweh Timur, Soroti Konflik Lahan Berujung Tragis

PALANGKA RAYA, SPN – Ketua Penegak Hukum Rakyat Indonesia sekaligus Ketua Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia (PPKHI) Kalimantan Tengah, Suriansyah Halim, mengecam keras peristiwa pembunuhan sadis yang menewaskan satu keluarga di Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara.

 

https://suarapatriotnusantara.com

Meski aparat kepolisian telah berhasil menangkap para pelaku, termasuk satu orang wanita, Suriansyah menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan kejahatan berat yang tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

 

“Ini adalah tindakan biadab dan sangat tidak manusiawi. Tidak ada alasan yang bisa membenarkan pembunuhan, apalagi sampai menghilangkan satu keluarga sekaligus,” tegasnya, Selasa (21/4/2026).

 

Ia menilai, motif konflik kepemilikan lahan yang menjadi pemicu kejadian justru menunjukkan rendahnya kesadaran hukum serta kegagalan dalam menyelesaikan persoalan secara bijak dan sesuai aturan.

 

Menurutnya, sengketa lahan seharusnya diselesaikan melalui jalur hukum atau musyawarah, bukan dengan kekerasan yang berujung pada hilangnya nyawa.

 

Suriansyah juga mendesak aparat penegak hukum untuk tidak hanya menghukum pelaku, tetapi juga mengusut secara menyeluruh akar persoalan konflik lahan yang melatarbelakangi tragedi tersebut.

 

“Penegakan hukum harus tegas dan menyeluruh. Jangan hanya berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi telusuri juga apakah ada pihak lain yang terlibat atau memicu konflik ini,” ujarnya.

 

Ia turut mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan kekerasan sebagai jalan keluar dalam menyelesaikan persoalan, terutama yang berkaitan dengan sengketa lahan yang kerap terjadi di berbagai daerah.

 

Peristiwa ini, lanjutnya, harus menjadi pelajaran penting bagi semua pihak bahwa konflik, sekecil apa pun, jika tidak dikelola dengan baik dapat berujung pada tragedi kemanusiaan.

 

Kasus pembunuhan satu keluarga ini sendiri masih dalam penanganan pihak kepolisian, yang terus melakukan pendalaman guna mengungkap secara lengkap kronologi serta motif di balik kejadian yang menggemparkan masyarakat Kalimantan Tengah tersebut.(red)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *