by

‎105 Ormas Kalteng Berkumpul, Mubes Forum Kebangsaan Dorong Kolaborasi dan Kedamaian ‎

Ads

Rp. 28 Juta

Bisa Umroh

100 Orang Pertama →

PALANGKA RAYA, SPN – Ratusan organisasi masyarakat, paguyuban, dan kerukunan di Kalimantan Tengah berkumpul dalam Musyawarah Besar (Mubes) I Forum Kebangsaan Ormas, Paguyuban, dan Kerukunan Kalteng Tahun 2026.

 

https://suarapatriotnusantara.com https://suarapatriotnusantara.com https://suarapatriotnusantara.com

Forum tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat komunikasi lintas organisasi sekaligus membangun sinergi dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis di Bumi Tambun Bungai.

‎Mubes yang berlangsung di Hotel Aurila Palangka Raya, Minggu (6/9/2026), tidak hanya menjadi agenda pembentukan kepengurusan, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk mengevaluasi perjalanan forum sekaligus menentukan arah program kerja ke depan.

‎Nilai kebersamaan yang terkandung dalam filosofi Huma Betang turut menjadi semangat dalam pelaksanaan Mubes. Keberagaman latar belakang organisasi dan paguyuban diharapkan tidak menjadi sekat, melainkan kekuatan untuk membangun Kalteng yang aman dan damai.

‎Ketua Panitia Mubes, Tomu Sibarani, mengatakan kegiatan tersebut digelar berdasarkan kesepakatan serta arahan Pembina dan pengurus Forum Kebangsaan setelah meninggalnya koordinator sebelumnya, almarhum Adi Abdian Noor.

‎Sejak persiapan dilakukan, panitia berupaya melibatkan berbagai unsur agar seluruh tahapan Mubes dapat berjalan secara terarah. Berdasarkan pendataan panitia, sebanyak 93 organisasi masyarakat tercatat memiliki hak suara dalam musyawarah tersebut.

‎“Panitia bekerja dengan cepat, tepat, dan terus berkoordinasi dengan seluruh elemen, baik dari unsur pemerintah, masyarakat, maupun akademisi. Dari data yang ada, terdapat 93 ormas yang memiliki hak suara dan dapat melakukan pemungutan suara (voting) apabila diperlukan dalam dinamika Mubes nantinya,” kata Tomu.

‎Menurutnya, Mubes I Forum Kebangsaan mengangkat slogan “Bersatu, Damai, dan Bermanfaat”. Slogan itu diharapkan tidak sekadar menjadi tema kegiatan, tetapi dapat diterapkan sebagai semangat bersama dalam membangun komunikasi dan kolaborasi antarormas di Kalteng.

See also  ‎KADIN Kalteng dan Dinas PUPR Perkuat Sinergi, Dorong Infrastruktur Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi ‎

‎“Ormas adalah mitra kritis dari pemerintah daerah. Kami berharap melalui forum ini, narasi akademis dan tata kelola administratif organisasi semakin diperkuat,” ujarnya.

‎Pembukaan Mubes secara resmi dilakukan Ketua Dewan Pengarah Forum Kebangsaan Ormas, Paguyuban, dan Kerukunan Kalteng, Brigjen Pol (Purn) Andreas Wayan Wicaksono.

‎Dalam arahannya, Andreas menuturkan bahwa keberadaan Forum Kebangsaan berangkat dari kepedulian bersama untuk mempertahankan kedamaian di Kalimantan Tengah. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang komunikasi yang mampu mempertemukan berbagai kepentingan sekaligus mencegah munculnya gesekan antarkelompok.

‎“Kita punya latar belakang sejarah yang mengajarkan bahwa konflik dan kerusuhan hanya membawa kerugian bagi semua pihak. Forum ini kita bangun dari bawah (bottom-up), dari akar rumput secara mandiri, layaknya pohon yang tumbuh kuat dari akarnya agar bisa menjadi tempat berteduh yang aman bagi siapa saja,” tegas Andreas.

‎Ia juga menggarisbawahi pentingnya memahami posisi masyarakat Dayak sebagai tuan rumah di Kalteng. Menurutnya, filosofi Huma Betang memiliki nilai yang relevan untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman etnis, paguyuban maupun organisasi masyarakat.

‎Andreas menegaskan bahwa forum tersebut tidak dibangun dengan pola kepemimpinan yang menempatkan satu organisasi di atas organisasi lainnya. Sosok yang nantinya dipilih merupakan koordinator yang bertugas menjembatani komunikasi serta mengoordinasikan seluruh unsur yang tergabung.

‎“Di forum ini tidak ada istilah ‘ketua di atas ketua’. Yang kita pilih adalah seorang Koordinator, di mana fungsinya adalah merangkul dan mengoordinasikan seluruh pengurus serta ormas untuk merumuskan kegiatan yang mendukung kebijakan pemerintah, menjaga ketertiban, dan mengawal keamanan,” jelasnya.

‎Lebih lanjut, Andreas berharap hasil Mubes dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah-langkah strategis. Salah satunya penyusunan Peraturan Forum yang menjadi pedoman bersama dalam menjalankan roda organisasi.

See also  ‎Suriansyah Halim: Hari Jadi Katingan Momentum Memperkuat Kesadaran Hukum dan Semangat Membangun Daerah ‎

‎Ia meminta seluruh peserta mengedepankan tanggung jawab serta semangat musyawarah dalam menentukan setiap keputusan. Kepentingan bersama, menurutnya, harus ditempatkan lebih tinggi dibanding kepentingan pribadi maupun kelompok.

‎“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti Mubes dengan penuh rasa tanggung jawab, mengedepankan semangat musyawarah mufakat, serta mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan kelompok atau pribadi,” pungkasnya.

‎Dengan digelarnya Mubes perdana ini, Forum Kebangsaan Ormas, Paguyuban, dan Kerukunan Kalteng diharapkan semakin memiliki pijakan organisasi yang kuat. Forum tersebut juga diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi dan silaturahmi lintas elemen masyarakat guna menjaga suasana Kalteng tetap aman, harmonis, dan kondusif. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *