by

Benih Padi Hasil Persilangan Brigade Pangan Petani Keren Kalteng Tembus 3,6 Ton per Hektare

KUALA KAPUAS, SPN – Inovasi benih padi yang dikembangkan Brigade Pangan Petani Keren Kalimantan Tengah binaan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalteng mulai menunjukkan hasil. Benih hasil persilangan varietas lokal dengan benih dari Jawa tersebut mencatat produktivitas 3,6 ton per hektare dalam panen raya di Desa Bina Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kuala Kapuas, pada 8 Oktober 2026.

 

https://suarapatriotnusantara.com https://suarapatriotnusantara.com https://suarapatriotnusantara.com https://suarapatriotnusantara.com https://suarapatriotnusantara.com

Pengembangan benih ini diarahkan untuk menghasilkan tanaman padi yang mampu beradaptasi dengan kondisi lahan dan perubahan musim, baik saat kemarau maupun musim hujan. Inovasi tersebut sekaligus membuka peluang pengembangan usaha perbenihan yang berpotensi memberikan nilai tambah bagi petani.

 

Manager Brigade Pangan Petani Keren Kalteng yang juga Wakil Ketua Umum Bidang Pertanian KADIN Kalteng, Reyri Kaswanda, mengatakan persilangan benih dilakukan sebagai upaya menghasilkan benih yang sesuai dengan karakteristik lahan dan iklim di daerah.

 

Menurutnya, kemampuan benih beradaptasi dengan kondisi cuaca menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlanjutan usaha tani. Selain menjaga potensi produktivitas, pengembangan benih tersebut juga membuka kesempatan usaha melalui pemasaran kepada petani dan pihak yang membutuhkan.

 

Dari sisi bisnis, benih yang dikembangkan Brigade Pangan Petani Keren Kalteng disebut telah mendapatkan penawaran dari Kementerian Pertanian dengan kisaran harga Rp10.000 hingga Rp12.000 per kilogram. Sementara itu, kebutuhan modal usaha tani diperkirakan berkisar Rp15 juta sampai Rp17 juta per hektare.

 

Potensi ini memperlihatkan bahwa inovasi pertanian tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha baru di sektor perbenihan. Meski demikian, kelayakan ekonominya tetap perlu dilihat berdasarkan biaya produksi, hasil panen, serta harga jual gabah yang diperoleh petani.

See also  Pendaftaran Ketua Umum KADIN Kalteng Periode 2026-2031 Dibuka, SC Ajak Pengusaha Terbaik Ambil Bagian

 

KADIN Kalteng mendorong pengembangan pertanian berbasis potensi daerah melalui inovasi, pemanfaatan sumber daya lokal, serta kolaborasi antara petani, pelaku usaha, dan pemerintah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian benih, meningkatkan daya saing pertanian, dan mendukung ketahanan pangan di Kalimantan Tengah. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *