by

‎Motor Listrik BGN untuk Guru Honorer Dinilai Tepat, Faridawaty Soroti Kebutuhan Daerah Pelosok

PALANGKA RAYA, SPN – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, SE., MM., mendukung rencana pemerintah menghibahkan ribuan motor listrik milik Badan Gizi Nasional (BGN) kepada guru honorer di berbagai daerah.

‎Ia menilai, kebijakan tersebut dapat menjadi langkah konkret dalam membantu aktivitas para tenaga pendidik, terutama yang bertugas di wilayah terpencil dan pedalaman.

‎Faridawaty mengatakan, kondisi geografis Kalimantan Tengah yang luas menjadikan sarana transportasi sebagai salah satu kebutuhan penting bagi guru honorer. Tidak sedikit tenaga pendidik yang harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk menjangkau sekolah tempat mereka mengajar.

‎“Kita tentu menyambut baik rencana ini. Guru honorer memiliki peran yang sangat penting dalam dunia pendidikan, sehingga dukungan fasilitas transportasi akan membantu mereka menjalankan tugas dengan lebih efektif, khususnya di daerah yang aksesnya masih terbatas,” katanya, Rabu (24/6/2026).

‎Motor listrik yang dimaksud oleh politisi dari fraksi Partai NasDem DPRD Kalteng tersebut ialah motor listrik yang rencananya akan dihibahkan kepada Badan Gizi Nasional untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

‎Namun, kendaraan tersebut wacananya dialihkan kepada guru honorer agar pemanfaatannya lebih tepat guna dan berdampak langsung bagi masyarakat.

‎Menurut Faridawaty, pengalihan aset negara untuk kepentingan pendidikan merupakan langkah yang patut diapresiasi selama dilakukan sesuai aturan dan mempertimbangkan kebutuhan di lapangan.

‎Ia menilai, keberadaan kendaraan operasional dapat membantu meningkatkan mobilitas guru, mengurangi biaya transportasi, sekaligus mendukung kelancaran proses belajar mengajar di daerah yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan.

‎“Di Kalimantan Tengah masih banyak sekolah yang berada di wilayah pelosok. Karena itu, saya berharap daerah-daerah yang memiliki tantangan geografis seperti Kalteng dapat menjadi prioritas dalam program ini,” ujarnya.

See also  Erlin Hardi: Hari Lahir Pancasila Momentum Memperkuat Persatuan dan Karakter Bangsa

‎Faridawaty juga menekankan pentingnya pendataan yang akurat agar bantuan benar-benar diterima oleh guru honorer yang membutuhkan. Menurutnya, ketepatan sasaran menjadi faktor utama agar program tersebut dapat memberikan manfaat maksimal.

‎Selain membantu operasional guru, kebijakan tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, para tenaga pendidik diharapkan dapat lebih fokus menjalankan tugasnya dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.

‎“Pemerintah harus terus hadir memberikan dukungan kepada para guru, karena mereka adalah garda terdepan dalam pembangunan sumber daya manusia. Jika guru terbantu, maka kualitas pendidikan juga akan semakin baik,” tegasnya.

‎Sebelumnya, DPR RI menyatakan dukungannya terhadap rencana hibah sekitar 21 ribu unit motor listrik milik Badan Gizi Nasional kepada guru honorer. Namun, pelaksanaannya tetap harus memperhatikan aspek regulasi, transparansi, dan ketepatan sasaran agar aset negara tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *