by

Fairid Naparin Paparkan Creative Financing 2026, Tunjukkan Inovasi Pembiayaan Pemkot Palangka Raya

PALANGKA RAYA, SPN– Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengikuti sekaligus memaparkan strategi Creative Financing Tahun 2026 secara daring pada Jumat (17/4/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, sebagai bagian dari proses penilaian dan pemberian penghargaan bagi pemerintah daerah berprestasi dalam bidang Entrepreneur Government.

https://suarapatriotnusantara.com

Dalam paparannya, Fairid Naparin menekankan berbagai inovasi pembiayaan daerah yang telah dan akan dijalankan Pemerintah Kota Palangka Raya sepanjang 2024–2026. Fokus utama mencakup optimalisasi pajak dan retribusi daerah, penguatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta peningkatan peran Corporate Social Responsibility (CSR).

Selain itu, ia juga menjelaskan pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), termasuk pengembangan skema kerja sama pemerintah daerah dengan badan usaha (KPDBU) sebagai langkah strategis dalam mendukung pembangunan.

Tak hanya aspek pembiayaan, Fairid turut memaparkan pemanfaatan berbagai sistem digital guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah. Di antaranya penggunaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), serta penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Ia juga menyinggung capaian opini Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) sebagai indikator kinerja pengelolaan keuangan.

Usai kegiatan, Fairid Naparin menyampaikan bahwa proses pemaparan berjalan lancar meskipun masih terdapat beberapa data pendukung yang perlu dilengkapi.

“Kami berupaya menyampaikan seluruh program dan inovasi secara jelas, didukung dengan data yang akurat dan terukur,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fairid menegaskan komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan pembiayaan daerah melalui inovasi yang berkelanjutan, transparan, dan berbasis data.(red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *